Halaman

Selasa, 26 Maret 2013

Pemilihan Kades Ibun

PEMILIHAN KEPALA DESA IBUN
KECAMATAN IBUN KABUPATEN BANDUNG PRIODE 2013 S/D 2018
Hari ini Minggu tanggal 24 Maret 2013 di Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung telah dilangsungkan Pemilihan Kepala Desa Ibun yang di ikuti oleh tiga orang calon kepala desa diantaranya :
No 1.  Deni Buldani (Calon Inkamben)
No. 2. Asep Sunara
No. 3. Tatang Sontani.
Menurut Ketua Panitia Pilkades Desa Ibun Bapak Hidayat Permana, jumlah hakpilih sebanyak 5503 orang dibagi menjadi  10 TPS. Beliau juga memaparkan mulai pendaftaran sampai penjaringan bakal calon Kepala Desa Ibun dilanjutkan dengan  masa kampanyeu sampai penghitungan suara situasi aman terkendali, itu dikarenakan kesolidan dan kekompakan seluruh jajaran kepanitiaan dan Panwas pilkadesa desa ibun.
Dalam pengitungan suara tersebut calon Kepala Desa No urut  1. Bapak Deni Buldani ( Calon Inkamben ) memperoleh suara terbanyak yaitu sebanyak 2150 suara, di urutan kedua ada no 2. sebanyak 1432 suara dan no urut 3. sebanyak 1246 suara.
Calon Kepala Desa terpilih Bapak Deni Buldani (calon Inkamben ) mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada warga masyarakat Desa Ibun yang telah mempercayainya untuk memimpin kembali desa ibun, dia mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama memajukan dan membangun Desa Ibun supaya lebih maju dari sekarang.

Jumat, 22 Maret 2013

Borondong Madu Rasa


            Jika kita gali lagi lebih luas mengenai potensi apa saja yang terdapat di Kecamatan Ibun sebenarnya banyak sekali, dari bidang industri, pertanian, wisata, makanan, dll.
            Dan ini salah satunya potensi yang terdapat di kecamatan Ibun tepatnya di desa Lakasana kp. Sangkan, yaitu potensi di bidang makanan. Di kampung Sangkan ini terdapat makanan yang menjadi khas desa tersebut yaitu borondong Madu Rasa. Borondong sendiri merupakan makanan ringan/cemilan khas sunda yang terbuat dari beras ketan atau jagung. Ada dua jenis Borondong yaitu borondong garing, borondong yang dibuat dengan mencampur kinca dengan sangan jagung/beras ketan dan dibentuk, dan borondong enten, borondong yang dibuat dengan cara membuat enten (wajit) terlebih dahulu dari beras ketan dan diolah dengan gula, lalu diselebungi dengan sangan jagung.
            Yang berbeda dari Borondong Madu Rasa yaitu karena mempunyai cita rasa yang khas serta telah mendapat sertifikat resmi dan mendapatkan rekor muri dalam pembuatan replika Gedung Sate. Produk borondong Madu Rasa pun menciptakan bentuk-bentuk yang unik dalam pembuatannya agar tampilannya lebih menarik serta lebih banyak diminati orang.
            Dari bentuknya yang unik itu, kita tidak hanya bisa menjadikan borondong sebagai cemilan saja yang biasanya dinikmati dengan teh panas, tapi kita bisa buat borondong sebagai pengganti kue perayaan karena ada juga borondong yang dibentuk menjadi kue, ikan, dan bentuk lainnya, harganyapun relatip murah dan terjangkau.
            Buat kalian yang berminat untuk dijadikan cemilan, pengganti kue perayaan, atau mau dijadikan oleh-oleh bisa langsung memesannya.

DESA DUKUH WAKIL KECAMATAN IBUN DALAM LOMBA DESA TINGKAT KAB. BANDUNG

Pada hari senin tanggal 18 maret 2013 di Kecamatan Ibun telah dilangsungkan lomba desa tingkat Kabupaten Bandung, pada lomba desa kali ini Kecamatan Ibun di wakili oleh Desa Dukuh.
Desa Dukuh Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung dipimpin oleh seorang kepala desa bernama Drs. Mamat Rahmat, MM. Desa Dukuh berada di ketinggian 1200 Meter diatas permukaan laut, suhu di desa dukuh berkisar antara 60 s/d 80 derajat celsius. Di Desa Dukuh tersebut banyak potensi yang belum tergali dan belum terpasarkan diantaranya pengrajin pakaian bayi dan pengrajin wayang golek.
Desa Dukuh Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung berhasil meraih juara pertama pada perlombaan desa tingkat kecamatan, yang mana juara satu tingkat kecamatan berhak mewakili perlombaan desa tingkat kabupaten. Pada acara tersebut di hadiri para oleh tokoh masyarakat, para ketua RT dan RW, tidak ketinggalan juga para muspika dan SKPD yang ada dilingkungan Kecamatan Ibun turut hadir pada acara tersebut. Kepala Desa Dukuh Drs. Mamat Rahmat, MM dalam sambutanya memaparkan bahwa dari tahun 2011 s/d tahun 2012 desa dukuh telah mengalami banyak kemajuan baik dibidang kesehatan, ekonomi, pendidikan maupun pembangunan. Keberhasilan di bidang kesehatan diantaranya telah menekan angka kematian bayi, di sektor pembangunan dari tahun 2011 s/d tahun 2012 desa dukuh telah mengalami banyak kemajuan diantaranya pembangunan jalan gang, pembangunan tanggul sungai, perbaikan rumah tidak layak huni dan masih banyak lagi pembangunan yang telah dilaksanakan di tahun 2012.
Menurut Tim penilai pada lomba desa kali ini yang ketuai oleh Kepala BPMPD Kabupaten bandung, Desa dukuh cukup berhasil dalam beberapa sektor di bidang pembangunan, masyarakat desa dukuh juga sangat memuji kepemimpinan kepala desa Drs. Mamat Rahmat, yang telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik dan bijaksana selama kepemimpinannya.