Halaman

Selasa, 14 Mei 2013

KABUPATEN BANDUNG











SEDIKIT SEJARAH KABUPATEN BANDUNG
Secara resmi Kabupaten Bandung terbentuk berdasarkan piagam atau surat keputusan Sultan Mataram tentang pengankatan Bupati atau Mentri Agung Sukapura, Parakan Muncang dan Bandung, yang bertitimangsa Ping Sanga Bulan Mukaram Tahun Alip.Berdasarkan Piagam tersebut, Tumenggung Wira Angun-Angun diangkat sebagai Menteri Agung Bandung, dengan demikian dapat dipastikan bahwa Tumenggung Wira Angun-Angun merupakan Bupati Bandung pertama.
Terhadap penetapan hari lahirnya Kabupaten Bandunbg terdapat banyak perbedaan pendapat, menurut Prof.Dr. Soekamto bahwa ttitmangsa pigam tersebu bertepatan dengan tanggal 16 Juli 1933 sedangkan Dr. F. De Haan berpendapat bahwa titimangsa tersebut bertepatan dengan tanggal 20 April 1641 Masehi.
Berdasarkan Sejarah Pemerintah Sultan Agung Mataram yang bertahta tahun 1613-1645, bahwa baru pada tahun 1641 Sultan Agung Mataram menggunakan sebutan dirinya dengan Sultan, sebagai gelar pemberian Raja arab yang disampaikan oleh utusannya yang berlabun di Banten pada tanggal 30 Januari 1641, sebelum mendapatkan pemberian gelar sultan sampai dengan tahun 1624 Raja Mataram menggunakan gelar Pangeran, dan mulai tahun 1625 menggunakan gelar Sinuhun atau Sunan.
Dengan demikian titimangsi Ping Sanga Bulan Mukaram Tahun Alip dalam piagam Sultan Agung Mataram tersebut lebih tepat dipersamakan dengan tanggal 20 April 1641.
Atas dasar bukti-bukti sejarah yang ada, yang kemudian ditetapkan dalam SK. 10 : 10/KPTS/DPRD/1973 bahwa Kabupaten Bandung lahir pada tanggal 20 April 1641. Dengan demikian sampai tahun 2013 usia Kabupaten Bandung sudah menginjak usia 372 tahun.
Deni sopandi 085223604465

Minggu, 07 April 2013


BHAKTI SOSIAL MENYAMBUT HUT KAB. BANDUNG YANG KE-372 TK KEC. IBUN

Pemerintah Kecamatan Ibun, Komunitas Motor Adventure Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung Bekerjasama dengan PT. Dajrum, PT. Pertamina GE. Kamojang, dan PT. Indonesia Power UBP Kamojang dalam rangka HUT Kab. Bandung yang ke-372 mengadakan Bakti Sosial Khitanan Masal, Adventure Motor Trail yang rutenya meliputi wilayah Pegunungan Ibun dan Penanaman 5000 Pohon yang berlokasi di daerah Datar Kesik Desa Laksana Kawasan Hutan Lindung Kamojang. Kegiatan Adventure dimulai Star dari Alun-Alun Kecamatan Ibun dan Finish di Alun-Alun Kecamatan Ibun.

Menurut ketua panitia penyelenggara Bapak Isak Fauji acara ini rutin diadakan setiap tahun, dalam setiap iventnya selalu banyak diikuti oleh komunitas – komunitas motor Adventure yang ada di Kecamatan Ibun maupun di Kabupaten Bandung pada umumnya. Dalam acara kali ini hampir 500 peserta yang mengikuti Adventure, Khitanan masal sebanyak 23 orang dari kalangan anak tidak mampu se-wilayah Kecamatan Ibun dan Penanaman 5000 Pohon yang tersebar dikawasan Hutan Lindung daerah Datar Keusik Desa Laksana.

Camat Ibun Kabupaten Bandung Drs. Ika Nugraha dalam sambutannya memaparkan beliau sangat mendukung dan menyambut baik diadakanya acara ini dan semoga acara seperti ini terus berjalan setiap tahun. Adapun tujuan diadakanya acara tersebut adalah untuk mempererat tali silaturahmi di kalangan Komunitas Motor Trail dan kalangan masyarakat yang ada di Wilayah Kecamatan Ibun pada khususnya dan Kabupaten Bandung pada umumnya serta untuk mengajak masyarakat sadar akan pentingnya Kelestarian Lingkungan yang terjaga dengan baik dengan adanya penanaman 5000 pohon yang disumbang dari panitia.

Bapak Camat Ibun beserta Panitia Penyelenggara mengucapkan beribu-ribu terimakasih kepada Para seluruh element masyarakat dan pihak perusahaan yang ada di Kecamatan Ibun yaitu PT. Djarum, PT. Pertamina GE. Kamojang dan PT. Indonesia Power UBP Kamojang serta para Pengusaha yang ada di Kecamatan Ibun yang telah mendukung Suksesnya acara.

Selasa, 26 Maret 2013

Pemilihan Kades Ibun

PEMILIHAN KEPALA DESA IBUN
KECAMATAN IBUN KABUPATEN BANDUNG PRIODE 2013 S/D 2018
Hari ini Minggu tanggal 24 Maret 2013 di Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung telah dilangsungkan Pemilihan Kepala Desa Ibun yang di ikuti oleh tiga orang calon kepala desa diantaranya :
No 1.  Deni Buldani (Calon Inkamben)
No. 2. Asep Sunara
No. 3. Tatang Sontani.
Menurut Ketua Panitia Pilkades Desa Ibun Bapak Hidayat Permana, jumlah hakpilih sebanyak 5503 orang dibagi menjadi  10 TPS. Beliau juga memaparkan mulai pendaftaran sampai penjaringan bakal calon Kepala Desa Ibun dilanjutkan dengan  masa kampanyeu sampai penghitungan suara situasi aman terkendali, itu dikarenakan kesolidan dan kekompakan seluruh jajaran kepanitiaan dan Panwas pilkadesa desa ibun.
Dalam pengitungan suara tersebut calon Kepala Desa No urut  1. Bapak Deni Buldani ( Calon Inkamben ) memperoleh suara terbanyak yaitu sebanyak 2150 suara, di urutan kedua ada no 2. sebanyak 1432 suara dan no urut 3. sebanyak 1246 suara.
Calon Kepala Desa terpilih Bapak Deni Buldani (calon Inkamben ) mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada warga masyarakat Desa Ibun yang telah mempercayainya untuk memimpin kembali desa ibun, dia mengajak warga masyarakat untuk bersama-sama memajukan dan membangun Desa Ibun supaya lebih maju dari sekarang.

Jumat, 22 Maret 2013

Borondong Madu Rasa


            Jika kita gali lagi lebih luas mengenai potensi apa saja yang terdapat di Kecamatan Ibun sebenarnya banyak sekali, dari bidang industri, pertanian, wisata, makanan, dll.
            Dan ini salah satunya potensi yang terdapat di kecamatan Ibun tepatnya di desa Lakasana kp. Sangkan, yaitu potensi di bidang makanan. Di kampung Sangkan ini terdapat makanan yang menjadi khas desa tersebut yaitu borondong Madu Rasa. Borondong sendiri merupakan makanan ringan/cemilan khas sunda yang terbuat dari beras ketan atau jagung. Ada dua jenis Borondong yaitu borondong garing, borondong yang dibuat dengan mencampur kinca dengan sangan jagung/beras ketan dan dibentuk, dan borondong enten, borondong yang dibuat dengan cara membuat enten (wajit) terlebih dahulu dari beras ketan dan diolah dengan gula, lalu diselebungi dengan sangan jagung.
            Yang berbeda dari Borondong Madu Rasa yaitu karena mempunyai cita rasa yang khas serta telah mendapat sertifikat resmi dan mendapatkan rekor muri dalam pembuatan replika Gedung Sate. Produk borondong Madu Rasa pun menciptakan bentuk-bentuk yang unik dalam pembuatannya agar tampilannya lebih menarik serta lebih banyak diminati orang.
            Dari bentuknya yang unik itu, kita tidak hanya bisa menjadikan borondong sebagai cemilan saja yang biasanya dinikmati dengan teh panas, tapi kita bisa buat borondong sebagai pengganti kue perayaan karena ada juga borondong yang dibentuk menjadi kue, ikan, dan bentuk lainnya, harganyapun relatip murah dan terjangkau.
            Buat kalian yang berminat untuk dijadikan cemilan, pengganti kue perayaan, atau mau dijadikan oleh-oleh bisa langsung memesannya.

DESA DUKUH WAKIL KECAMATAN IBUN DALAM LOMBA DESA TINGKAT KAB. BANDUNG

Pada hari senin tanggal 18 maret 2013 di Kecamatan Ibun telah dilangsungkan lomba desa tingkat Kabupaten Bandung, pada lomba desa kali ini Kecamatan Ibun di wakili oleh Desa Dukuh.
Desa Dukuh Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung dipimpin oleh seorang kepala desa bernama Drs. Mamat Rahmat, MM. Desa Dukuh berada di ketinggian 1200 Meter diatas permukaan laut, suhu di desa dukuh berkisar antara 60 s/d 80 derajat celsius. Di Desa Dukuh tersebut banyak potensi yang belum tergali dan belum terpasarkan diantaranya pengrajin pakaian bayi dan pengrajin wayang golek.
Desa Dukuh Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung berhasil meraih juara pertama pada perlombaan desa tingkat kecamatan, yang mana juara satu tingkat kecamatan berhak mewakili perlombaan desa tingkat kabupaten. Pada acara tersebut di hadiri para oleh tokoh masyarakat, para ketua RT dan RW, tidak ketinggalan juga para muspika dan SKPD yang ada dilingkungan Kecamatan Ibun turut hadir pada acara tersebut. Kepala Desa Dukuh Drs. Mamat Rahmat, MM dalam sambutanya memaparkan bahwa dari tahun 2011 s/d tahun 2012 desa dukuh telah mengalami banyak kemajuan baik dibidang kesehatan, ekonomi, pendidikan maupun pembangunan. Keberhasilan di bidang kesehatan diantaranya telah menekan angka kematian bayi, di sektor pembangunan dari tahun 2011 s/d tahun 2012 desa dukuh telah mengalami banyak kemajuan diantaranya pembangunan jalan gang, pembangunan tanggul sungai, perbaikan rumah tidak layak huni dan masih banyak lagi pembangunan yang telah dilaksanakan di tahun 2012.
Menurut Tim penilai pada lomba desa kali ini yang ketuai oleh Kepala BPMPD Kabupaten bandung, Desa dukuh cukup berhasil dalam beberapa sektor di bidang pembangunan, masyarakat desa dukuh juga sangat memuji kepemimpinan kepala desa Drs. Mamat Rahmat, yang telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik dan bijaksana selama kepemimpinannya.