Halaman

Jumat, 22 Maret 2013

Borondong Madu Rasa


            Jika kita gali lagi lebih luas mengenai potensi apa saja yang terdapat di Kecamatan Ibun sebenarnya banyak sekali, dari bidang industri, pertanian, wisata, makanan, dll.
            Dan ini salah satunya potensi yang terdapat di kecamatan Ibun tepatnya di desa Lakasana kp. Sangkan, yaitu potensi di bidang makanan. Di kampung Sangkan ini terdapat makanan yang menjadi khas desa tersebut yaitu borondong Madu Rasa. Borondong sendiri merupakan makanan ringan/cemilan khas sunda yang terbuat dari beras ketan atau jagung. Ada dua jenis Borondong yaitu borondong garing, borondong yang dibuat dengan mencampur kinca dengan sangan jagung/beras ketan dan dibentuk, dan borondong enten, borondong yang dibuat dengan cara membuat enten (wajit) terlebih dahulu dari beras ketan dan diolah dengan gula, lalu diselebungi dengan sangan jagung.
            Yang berbeda dari Borondong Madu Rasa yaitu karena mempunyai cita rasa yang khas serta telah mendapat sertifikat resmi dan mendapatkan rekor muri dalam pembuatan replika Gedung Sate. Produk borondong Madu Rasa pun menciptakan bentuk-bentuk yang unik dalam pembuatannya agar tampilannya lebih menarik serta lebih banyak diminati orang.
            Dari bentuknya yang unik itu, kita tidak hanya bisa menjadikan borondong sebagai cemilan saja yang biasanya dinikmati dengan teh panas, tapi kita bisa buat borondong sebagai pengganti kue perayaan karena ada juga borondong yang dibentuk menjadi kue, ikan, dan bentuk lainnya, harganyapun relatip murah dan terjangkau.
            Buat kalian yang berminat untuk dijadikan cemilan, pengganti kue perayaan, atau mau dijadikan oleh-oleh bisa langsung memesannya.

1 komentar:

  1. kalau di tempat produksi borondong jagung, mahasiswa diperkenankan untuk magang tidak ?
    terima kasih

    BalasHapus